Warga Tawanganom dan Babinsa Gotong Royong Padamkan Api Kebakaran Lahan Kosong

23 hours ago 11

Magetan. - Kobaran api yang muncul di wilayah kelurahan Tawanganom Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, bertempat di lahan kosong (semak – semak) rumput atau daun yang kering milik ibu Premi RT 01 RW 04, langsung mendapat perhatian Babinsa Koramil 0804/01 Magetan. Dengan semangat gotong royong, Babinsa bersama masyarakat dan dibantu tim Damkar Kabupaten Magetan turun langsung berjibaku melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas, Rabu (02/09/2026).

Mendapat informasi terkait adanya kebakaran, Babinsa segera bergerak menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian, upaya pemadaman langsung dilakukan dengan peralatan yang tersedia. Babinsa bersama warga bahu-membahu memutus jalur api sekaligus melakukan penyiraman pada bagian lahan yang masih terbakar.

Panasnya kobaran api tak menyurutkan langkah. Dengan penuh kepedulian, Babinsa dan masyarakat terus bekerja sama melakukan pemadaman serta penyisiran di sekitar lokasi. Langkah cepat tersebut dilakukan untuk mencegah api menjalar ke area lain yang dapat memperbesar dampak kebakaran.

Selain melakukan pemadaman, Babinsa juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Kebakaran lahan. Warga diimbau tidak membersihkan lahan dengan cara membakar, terlebih saat kondisi cuaca panas dan daun/rumput kering.

“Kita tidak boleh menunggu api membesar. Begitu mengetahui adanya kebakaran, segera lakukan penanganan dan laporkan kepada pihak terkait. Pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab kita bersama, ” kata Serka Ponijan

“Kami berharap masyarakat tidak lagi membersihkan rumput di lahan dengan cara membakar. Dampaknya sangat besar, bukan hanya bagi pemilik lahan, tetapi juga bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan sekitar, ” ujarnya.

Selain itu ia meminta seluruh kepala desa beserta perangkatnya aktif memberikan edukasi mengenai bahaya kebakaran. Ia menilai peran pemerintah desa sangat penting dalam mencegah munculnya titik api, terutama saat musim kemarau.

Menurut dia, upaya pencegahan akan lebih efektif jika dilakukan secara bersama-sama melalui sosialisasi, pengawasan, dan pelaporan dini apabila ditemukan indikasi kebakaran lahan.

“Dengan kerja sama semua pihak, kami berharap tidak ada kebakaran lahan di wilayah kelurahan Tawanganom selama musim kemarau berlangsung, ” pungkasnya Serka Ponijan (R 01)

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |