Ciamis, menjaga ketenangan dan keamanan lingkungan selama para santri menikmati masa liburan adalah prioritas utama. Dalam semangat kolaborasi ini, Serka Rakiman, Babinsa Desa Dewasari dari Koramil 1303/Cijeungjing Kodim 0613/Ciamis, menggelar pertemuan penting dengan petugas keamanan Pondok Pesantren Darussalam. Tujuannya jelas: mempererat tali komunikasi dan memperkuat lini pertahanan keamanan di kawasan pendidikan keagamaan ini.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (07/07/2026) di Dusun Kadang Gajah RT 05 RW 11, Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menjadi saksi bisu keseriusan dalam mengantisipasi segala potensi gangguan. Ini adalah upaya proaktif untuk memastikan bahwa masa liburan santri berjalan lancar tanpa kekhawatiran.
Petugas keamanan Pondok Pesantren Darussalam menegaskan kesiapan mereka. "Kami akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di lingkungan Pondok Pesantren Darussalam selama masa libur santri. Sinergi dengan Babinsa menjadi motivasi bagi kami untuk memberikan rasa aman dan nyaman sehingga aset maupun fasilitas pondok tetap terjaga dengan baik, " ujar petugas Security Pondok Pesantren Darussalam.
Serka Rakiman, sang Babinsa, tak lupa menekankan pentingnya kewaspadaan dan koordinasi yang solid. "Komunikasi yang baik antara Babinsa dan security merupakan langkah penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Saya berharap seluruh petugas keamanan selalu meningkatkan kewaspadaan, segera melaporkan apabila terdapat hal-hal yang mencurigakan, serta terus menjaga koordinasi demi keamanan lingkungan Pondok Pesantren Darussalam, " kata Serka Rakiman.
Danramil 1303/Cijeungjing, Kapten Inf Nalim Wabula, turut menggarisbawahi peran vital komunikasi sosial. "Komunikasi sosial merupakan sarana efektif untuk membangun sinergitas antara TNI dan seluruh komponen masyarakat. Dengan kerja sama yang baik, setiap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sedini mungkin sehingga tercipta lingkungan yang aman dan kondusif, " ungkapnya.
Lebih jauh, Komandan Kodim 0613/Ciamis, Letkol Inf. Antonius Ari Widiono, S.Sos., M.Hum., menegaskan kembali peran Babinsa sebagai garda terdepan. "Kehadiran Babinsa melalui kegiatan komunikasi sosial merupakan bentuk nyata pembinaan teritorial. Kami mendorong seluruh Babinsa untuk terus menjalin hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat guna memperkuat ketahanan wilayah, " tegasnya.
Pandangan serupa juga disampaikan oleh Komandan Korem 062/Tarumanagara, Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E., M.M., yang menekankan tanggung jawab kolektif. "Keamanan lingkungan tidak dapat diwujudkan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kebersamaan, kepedulian, dan komunikasi yang berkesinambungan antara aparat, pengelola, dan masyarakat agar stabilitas wilayah tetap terpelihara, " ujarnya.
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menutup rangkaian penegasan dengan pesan persatuan. "Kemanunggalan TNI dengan rakyat harus terus dipelihara melalui komunikasi, kepedulian, dan aksi nyata di lapangan. Dengan sinergi yang kuat, keamanan wilayah akan semakin kokoh dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan rasa aman, " pungkasnya.
Melalui dialog yang konstruktif ini, diharapkan hubungan sinergis antara Babinsa dan petugas keamanan Pondok Pesantren Darussalam semakin erat, menciptakan benteng pertahanan yang kokoh demi kenyamanan dan keamanan seluruh sivitas pesantren, baik di masa liburan maupun dalam aktivitas sehari-hari.


















































