PUNCAK - Langkah sederhana namun berdampak nyata dilakukan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 731/Kabaresi di Kampung Amboebera, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Untuk membantu meningkatkan pendapatan masyarakat, prajurit TNI memborong hasil pertanian milik warga secara langsung sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi petani di wilayah pedalaman.
Kegiatan yang digelar pada Selasa (7/7/2026) itu dipimpin Dantim 1 Letda Inf Ahmad Shodikin bersama personel Satgas. Mereka mendatangi kebun dan lokasi penjualan hasil panen warga untuk membeli berbagai komoditas lokal, mulai dari sayur-sayuran, umbi-umbian, hingga hasil kebun lainnya.
Program tersebut menjadi bagian dari pembinaan teritorial Satgas Yonif 731/Kabaresi yang tidak hanya berorientasi pada pengamanan wilayah, tetapi juga mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di daerah penugasan.
Selain melakukan transaksi pembelian hasil panen, personel Satgas juga berdialog dengan para petani mengenai kondisi pertanian, tantangan yang dihadapi, hingga potensi pengembangan sektor pertanian di Kampung Amboebera.
Letda Inf Ahmad Shodikin mengatakan, membeli hasil tani secara langsung merupakan bentuk kepedulian Satgas terhadap masyarakat sekaligus upaya mendorong perputaran ekonomi di wilayah pedalaman Papua.
"Kami ingin memastikan kehadiran Satgas memberi manfaat yang nyata bagi masyarakat. Dengan membeli hasil panen langsung dari petani, kami berharap dapat membantu meningkatkan pendapatan mereka sekaligus memberikan motivasi agar terus mengembangkan potensi pertanian yang dimiliki, " kata Ahmad Shodikin.
Menurutnya, kesejahteraan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah penugasan.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Salah seorang petani Kampung Amboebera, Bapa Yafet Murib, mengaku terbantu karena hasil kebunnya terserap langsung oleh personel Satgas.
"Kami sangat senang karena bapak-bapak TNI datang membeli hasil kebun kami. Bukan hanya menambah penghasilan, tetapi juga memberi semangat kepada kami untuk terus bertani dan mengembangkan kebun. Kami merasa kehadiran TNI benar-benar memperhatikan masyarakat, " ujar Yafet Murib.
Kegiatan itu juga mempererat hubungan antara prajurit dan masyarakat. Suasana penuh keakraban terlihat saat personel Satgas berbincang dengan warga mengenai kehidupan sehari-hari dan perkembangan hasil pertanian di kampung.
Melalui program Borong Hasil Tani, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 731/Kabaresi menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra masyarakat. Selain menjaga keamanan wilayah, prajurit juga berupaya mendukung ketahanan pangan, memperkuat ekonomi kerakyatan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Puncak.
(PERS)


















































